Oleh Salma
Naya meremas kembali kertas ulangan matematikanya untuk kesekian kalinya. Angka tiga puluh yang tertera di sudut kanan kertas itu ternyata tidak juga berubah. Sakit sekali rasanya melihat angka tersebut. Terlebih lagi Naya tadi diejek oleh Julio anak guru matematika itu. Memang Naya akui kalau Naya tidak pintar matematika. Tetapi dengan belajar bersama Bunda yang jago matematika, nilai matematika Naya selalu tinggi bahkan terkadang melebihi nilai Julio. Sementara Bunda sudah empat hari ini tidak lagi mendampingi Naya belajar. Bunda sibuk mengurusi calathea. Seperti tadi malam, Bunda menjemput calathea impor yang dijanjikan temannya. Malam kemarin Bunda sibuk memasukkan calathea-calatheanya yang sudah subur itu ke rumah karena takut dicuri orang seperti punya tetangga.
Hari ini, kekecewaan Naya pun tak ada yang tahu. Tak ada tempat mengadukan kesalnya. Bunda belum pulang lagi bekerja. Begitu pun Ayah. Dibukanya lagi kertas ujian yang nyaris robek itu. Angka tiga puluh masih tertera. Naya meraih sebuah gunting yang tergeletak di atas meja. Kemudian Naya membawa kertas dan gunting itu ke teras rumah. Dipajangnya kertas ujian tersebut dalam sebuah pot berwarna putih dengan bantuan lidi. Setelah itu, tanpa pikir panjang lagi, bocah kelas tiga itu mengeksekusi tiga pot calathea yang berada di rak. Rasa kesal Naya seakan ikut hilang bersamaan dengan jatuhnya potongan-potongan daun calathea itu ke lantai. Naya tersenyum puas dan kembali ke rumah.
Ayah dan Bunda pulang begitu Naya kembali ke kamarnya. Ketika hendak mengganti bajunya, Naya mendengar suara jeritan Bunda dari teras. Jeritan itu mungkin terdengar sampai ke ujung gang. Otomatis Naya lari ke beranda dan mengintip dari balik gorden. Terdengar segala serapah Bunda. Sedang Ayah hanya diam. Ayah menatap sebuah kertas yang tertancap dalam sebuah pot. Nama Naya dan angka 30 jelas tertulis di sana. Ayah meraih kertas itu dan memberikannya pada Bunda. Seketika wajah Bunda berubah. Mulutnya pun terkunci. Entah apa yang ada di pikiran Bunda saat itu.
****
Tidak ada komentar:
Posting Komentar